WNI Asal Lhokseumawe

Alhamdulillah! WNI Asal Lhokseumawe Ditemukan di Arab Saudi, Haji Uma Terima Kabar dari KJRI Jeddah

260923045918-alham.jpg

Foto: Istimewa

Haji Uma berharap seluruh proses administrasi dan tahapan pemulangan dapat berjalan lancar sehingga M. Ikhsan segera kembali ke Tanah Air.

JAKARTA, TINGKAP.CO - Kabar baik datang dari Arab Saudi. M. Ikhsan, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Lhokseumawe, Aceh, yang sebelumnya dilaporkan belum diketahui keberadaannya, akhirnya ditemukan.

Kepastian tersebut disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kepada Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, pada Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan informasi KJRI Jeddah, M. Ikhsan saat ini berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk, Arab Saudi.

Kabar tersebut menjadi titik terang setelah sebelumnya keberadaan M. Ikhsan dilaporkan kepada Kementerian Luar Negeri RI dan Haji Uma.

Setelah menerima laporan, KJRI Jeddah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Wilayah Tabuk untuk memastikan keberadaan serta kondisi M. Ikhsan.

Dari hasil penelusuran diketahui, M. Ikhsan sebelumnya tercatat dalam laporan balagh hurub atau laporan melarikan diri dari majikan. Namun, hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa M. Ikhsan ternyata bukan melarikan diri dari tempatnya bekerja.

Ia justru dimasukkan ke Tarhil Tabuk oleh pihak majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai kepulangan para pekerjanya ke negara masing-masing.

"Alhamdulillah, kita telah menerima kabar langsung dari KJRI Jeddah bahwa saudara kita M. Ikhsan asal Lhokseumawe sudah ditemukan. Saat ini keberadaannya sudah dipastikan dan yang bersangkutan berada di Tarhil Tabuk," kata Haji Uma.

Haji Uma Lega, Apresiasi KJRI Jeddah

Haji Uma mengaku lega setelah mendapatkan kepastian mengenai keberadaan M. Ikhsan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KJRI Jeddah yang telah melakukan penelusuran dan koordinasi untuk menemukan WNI asal Lhokseumawe tersebut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, Kementerian Luar Negeri RI, serta Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, yang turut membantu menindaklanjuti laporan tersebut.

"Terima kasih kepada KJRI Jeddah yang telah bergerak cepat melakukan penelusuran. Secara khusus, kami juga menyampaikan terima kasih kepada Direktur PWNI Kementerian Luar Negeri RI, Ibu Heni Hamidah, KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, serta seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan perhatian dalam proses ini," ujar Haji Uma.

Menurutnya, kepastian keberadaan M. Ikhsan merupakan kabar yang sangat melegakan bagi keluarga.
Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama semua pihak, keberadaan saudara kita M. Ikhsan akhirnya dapat dipastikan, lanjutnya.

KJRI Jeddah juga menginformasikan bahwa M. Ikhsan telah ditemui langsung oleh Satgas saat berada di Tarhil Tabuk. Dokumentasi pertemuan tersebut telah diterima sebagai bagian dari perkembangan penanganan kasus.

Segera Dipindahkan ke Makkah

Selanjutnya, M. Ikhsan direncanakan dipindahkan dari Tarhil Tabuk ke Tarhil Syumaisi, Makkah. Setelah proses pemindahan, ia akan menjalani tahapan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke Indonesia.

KJRI Jeddah juga telah menyampaikan secara informal informasi mengenai keberadaan M. Ikhsan kepada orang tuanya.

Haji Uma berharap seluruh proses administrasi dan tahapan pemulangan dapat berjalan lancar sehingga M. Ikhsan segera kembali ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarganya di Lhokseumawe.

"Sekarang kita berharap proses pemindahan dan pemulangannya dapat berjalan lancar. Kita akan terus berkoordinasi dan mengikuti perkembangannya sampai saudara kita M. Ikhsan benar-benar dapat kembali ke Aceh dan berkumpul bersama keluarganya," pungkas Haji Uma.

Pewarta: Zainal Abidin
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 87
©2026 tingkap.co

Komentar