Tambang Rakyat
Warga Berharap Realisasi SK Himbauan Gubernur Mahyeldi Untuk WPR Tambang Rakyat KPGD Solok Selatan

Foto: Instagram
Gubernur Sumatera Barat, H Mahyeldi Ansharullah
SOLOK SELATAN, TINGKAP.CO -SK (Surat Keputusan) Himbauan Gubernur Sumatera Barat, H Mahyeldi Ansharullah yang diterbitkan pada bulan Januari lalu, menjadi tanda tanya bagi warga pelaku tambang secara tradisional, di Kabupaten Solok Selatan. Hal ini terekam saat TINGKAP.CO menelusuri daerah tersebut, Kamis (15/05/2025).
Para Penambang emas secara manual atau tradisional khusus Di Kecamatan KPGD (Koto Parik Gadang Diateh), Solok Selatan, selalu mempertanyakan kelanjutan realisasi oleh pemerintah daerah Kabupaten Solok-Selatan, karena saking berharap agar adanya dan bisanya mengantongi Ijin Pertambangan Rakyat berstatus (IPR), oleh pemerintah pusat dari kementerian ESDM.
Harapan masyarakat penambang di Hutan Rakyat, Hutan Ulayat Adat dibukit belahan Barat Solok Selatan pakai alat secara manual ini tepatnya sekitar wilayah Balun, Lompatan, Sungai Ipuah, Kewalian ( Desa ) Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan KPGD Koto Parik, Kabupaten Solok Selatan.
Mereka berharap pihak Pemda setempat serius dan sungguh-sungguh mengurus Wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR ) karena gubernur Sumbar sudah menerbitkan SK himbauan pada bulan Januari lalu.
Pewarta: Endri Alamsyah
Penyunting: Ghea R
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
