Pasien Terganggu
Proyek Tak Jelas di RSUD dr. La Palaloi Ganggu Pasien, Diduga Belum Lewati Proses Tender

Foto: Istimewa
Ruang rumah sakit dr. La Palaloi yang sedang dikerjakan.
MAROS, TINGKAP.CO - Suasana tenang yang seharusnya menjadi hak bagi para pasien di RSUD dr. La Palaloi, Kabupaten Maros, terusik selama sepekan terakhir akibat aktivitas proyek pembangunan yang belum jelas legalitas dan tujuannya.
Kebisingan dari suara palu dan mesin bor mengganggu waktu istirahat pasien, hingga memicu keluhan dari keluarga pasien. (31/5/2025).
Baca juga: SPBU Nakal di Makassar dan Maros Jadi Sorotan
Salah seorang warga yang enggan disebut namanya, turut mendampingi keluarganya di rumah sakit tersebut, menyampaikan bahwa proyek yang berlangsung tidak dilengkapi papan informasi proyek maupun spanduk keselamatan kerja.
"Sudah sepekan kenyamanan pasien terganggu. Tidak ada papan proyek, jadi kami tidak tahu ini proyek apa dan untuk siapa," ujarnya.
Menurutnya, suara dentuman keras dari alat kerja kerap terdengar hingga ke ruang rawat inap, menyebabkan pasien kesulitan tidur dan beristirahat. "Dentuman palu dan bor sangat keras. Salah satu pasien bahkan mengaku tidak bisa tidur sama sekali," tambah.
Baca juga: Lidik Pro Soroti Intimidasi Pewarta di SPBU KM 17 Makassar
Ia juga menyatakan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi salah satu staf rumah sakit, Pak Maudu, melalui pesan singkat untuk meminta agar pekerjaan proyek tidak dilakukan hingga malam hari. Namun hingga berita ini dirilis, pesan tersebut belum mendapatkan respons. "Saya minta jangan ada lembur sampai jam 10 malam, tapi tidak ada tanggapan," katanya.
Ia menyayangkan kurangnya kepekaan pihak rumah sakit terhadap kondisi pasien. Ia menyarankan agar, bila memang proyek tidak dapat dihentikan sementara, pasien dipindahkan ke ruang rawat yang lebih jauh dari area pengerjaan. "Seharusnya pasien dievakuasi ke gedung lain kalau proyek tetap jalan di dekat ruang inap," tegasnya.
Menurut pengakuannya, keluarga pasien lainnya juga sudah beberapa kali menegur para pekerja di lapangan, namun tidak diindahkan. Ia juga menduga bahwa proyek tersebut belum melewati proses tender yang semestinya. "Proyek ini diduga belum melalui proses tender, tapi sudah dikerjakan. Ini patut dipertanyakan," ujarnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun dinas terkait. Sementara itu, keberadaan proyek yang tidak jelas ini masih menimbulkan keresahan di kalangan pasien dan keluarga pasien di RSUD dr. La Palaloi.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 249
©2025 tingkap.co
