Pelayanan Sosial
Dinsos Maros Ajak Lintas Sektor Satukan Hati Tangani Permasalahan Sosial

Foto: Istimewa
Kadis Sosial Maros Andi Zulkifli bersama tim PPKS
MAROS, TINGKAP.CO - Pagi itu, suasana Baruga A Kantor Bupati Maros terasa hangat. Satu per satu peserta dari berbagai instansi mulai berdatangan ada Camat, Kapolsek, Danramil, hingga para pemerhati sosial. Mereka datang bukan sekadar menghadiri undangan, melainkan membawa satu tujuan yang sama: menyatukan langkah dalam membantu sesama,(23/10/2025).
Di bawah koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Maros, kegiatan Sosialisasi Bentuk Pelayanan, Penanganan, dan Alur Layanan Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini menjadi ruang dialog penting bagi banyak pihak. Lanjut usia terlantar, anak-anak tanpa pendamping, penyandang disabilitas, hingga gelandangan dan ODGJ semua menjadi bagian dari pembahasan hari itu.
"Kita ingin agar seluruh pihak memahami bagaimana sistem pelayanan sosial bekerja, dan bagaimana kita bisa berkolaborasi untuk menanganinya dengan cepat dan tepat," tutur Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, A. Zulkifli Riswan Akbar, penuh semangat.
Bagi Zulkifli, persoalan sosial bukan sekadar data di laporan, melainkan cerita nyata tentang manusia-manusia yang butuh uluran tangan. Karena itu, Dinas Sosial tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan jejaring kuat yang menghubungkan pemerintah, aparat keamanan, lembaga sosial, dan komunitas masyarakat.
Dukungan itu terlihat nyata dalam kehadiran Camat Bantimurung, H. Aris dan Kapolsek Tompobulu, Makmur, yang turut menunjukkan komitmen mereka. "Permasalahan sosial di masyarakat tidak bisa dilihat dari satu sisi. Butuh kerja bersama agar tidak ada yang tertinggal," ujar salah satu peserta dengan nada reflektif.
Sepanjang kegiatan, diskusi mengalir cair. Para peserta berbagi pengalaman di lapangan dari penanganan warga disabilitas yang hidup sendiri, hingga kisah anak terlantar yang akhirnya bisa kembali bersekolah berkat kerja sama lintas sektor. Dari cerita-cerita itu, terjalin empati yang semakin menguatkan tekad bersama untuk membangun sistem sosial yang lebih manusiawi dan responsif.
Bagi Dinas Sosial, kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi ajakan untuk saling memahami dan bergerak bersama. Bahwa di balik setiap kebijakan dan prosedur layanan sosial, ada wajah-wajah penuh harapan yang menunggu perhatian dan kasih dari lingkungannya.
Di akhir acara, para peserta pulang membawa lebih dari sekadar pengetahuan baru. Mereka membawa semangat kolaborasi dan rasa tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap warga Maros, tanpa terkecuali, mendapatkan haknya untuk hidup layak dan bermartabat.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 351
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
