Kecelakaan Pesawat
Kantor Camat Cenrana Dijadikan Posko Satgas Gabungan Pencarian Pesawat ATR 42-500

Foto: Istimewa
Tim gabungan pencari pesawat ATR 42-500
MAROS, TINGKAP.CO - Kantor Camat Cenrana resmi ditetapkan sebagai Posko Tim Satgas Gabungan dalam rangka pencarian dan evakuasi korban insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500. Penetapan tersebut merupakan hasil rapat gabungan yang digelar di Posko Leang-Leang pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WITA, yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maros.
Camat Cenrana, Ismail Madjid, menyampaikan bahwa sejak awal penetapan posko, koordinasi lintas sektor berjalan dengan sangat baik. Pemerintah kecamatan bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya terus bersinergi mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.
"Alhamdulillah, koordinasi antarinstansi berjalan sangat baik. Sejak Sabtu dini hari, Dinas Sosial Kabupaten Maros telah mendirikan Dapur Umum Lapangan, sementara aula Kantor Camat Cenrana difungsikan sebagai tempat istirahat Tim Satgas Gabungan," ujar Ismail Madjid.
Ia menjelaskan, pada hari pertama pencarian, Minggu 18 Januari, jumlah personel Tim Gabungan yang terlibat mencapai kurang lebih 300 orang. Pada hari kedua, jumlah personel berkurang menjadi sekitar 200 orang, sementara pada hari ketiga hingga saat ini tercatat sekitar 100 personel yang masih aktif melakukan pencarian.
"Hal ini karena Posko Kecamatan Cenrana berfungsi sebagai posko penyangga, sementara pusat operasi utama berada di lokasi lain," jelasnya.
Partisipasi masyarakat juga terlihat nyata dalam upaya kemanusiaan ini. Pada Minggu pagi, sekitar 50 warga Kampung Galung-Galung, Desa Rompegading, yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Rompegading, turut membantu Tim Satgas melakukan pencarian di kaki Gunung Bulusaraung, yang diduga menjadi area jatuhnya pesawat.
Camat Cenrana menegaskan bahwa Posko Kecamatan Cenrana akan tetap beroperasi hingga batas waktu yang belum ditentukan, dan baru akan ditutup setelah seluruh korban insiden pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan.
Pemerintah Kecamatan Cenrana juga mengimbau masyarakat agar terus mendukung upaya pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan, ketertiban, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 391
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
