Bapenda Award 2026
Pemkab Maros Berikan Penghargaan WP, Camat Moncongloe Dukung Digitalisasi Transaksi Non-Tunai

Foto: Istimewa
Camat Moncongloe Hj. Suhartini bersam Camat Se-Kabupaten Maros
MAROS, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Maros menggelar Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Wajib Pajak (WP) Daerah Kabupaten Maros Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Atrium Grand Mall Maros, Rabu (28/01/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Moncongloe, Suhartini, SE., MM, sebagai bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap upaya peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat. Kehadiran Camat Moncongloe menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya para wajib pajak, dalam mendukung pembangunan daerah.
Penyerahan piagam penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan ucapan terima kasih Pemerintah Kabupaten Maros kepada pihak-pihak yang telah patuh dan konsisten dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah, baik dari sektor swasta maupun pemerintahan desa.
Selain pemberian penghargaan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem digitalisasi keuangan daerah. Fokus utama diarahkan pada perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai instrumen transaksi non-tunai yang transparan dan efisien.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Ricky Satria, turut hadir dan memberikan apresiasi atas progresivitas Pemkab Maros. Ia menyebut Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah paling progresif di Sulawesi Selatan dalam mengimplementasikan sistem transaksi non-tunai.
"Langkah Maros dalam mendigitalisasi layanan publik menjadi standar baru bagi daerah lain. Ini mempermudah pelacakan keuangan dan meningkatkan akurasi data pendapatan daerah," ungkap Ricky.
Penerima penghargaan dalam kegiatan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pelaku usaha swasta hingga pemerintahan desa, yang dinilai berkontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui penerapan sistem pembayaran berbasis QRIS, masyarakat kini tidak perlu lagi datang secara fisik ke kantor pajak.
Proses pembayaran dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan tercatat otomatis dalam sistem keuangan daerah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
Kegiatan yang juga dikenal sebagai Bapenda Award 2026 ini bertujuan tidak hanya mengapresiasi kepatuhan pajak, tetapi juga mendorong terwujudnya Kabupaten Maros sebagai Smart City dengan tata kelola keuangan yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 138
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
