IKM/UMKM
Kang DS Imbau Seluruh OPD Utamakan Produk IKM/UMKM Lokal Dalam Setiap Kegiatan

Dok. Diskominfo Kab. Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran tentang Penggunaan dan Pembelian Produk dan atau Jasa IKM/UMKM.
SOREANG , TINGKAP.CO - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran tentang Penggunaan dan Pembelian Produk dan atau Jasa IKM/UMKM (Industri Kecil dan Menengah/Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta Pasar Rakyat di Kabupaten Bandung.
Surat Edaran Nomor : 500./006/ 0375/ DISPERDAGIN tertanggal 23 Februari 2026 ini ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Melalui Surat Edaran (SE) ini, Bupati Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna ajak para ASN untuk menggunakan produk IKM/UMKM serta berbelanja di pasar rakyat.
Di tengah kondisi pasar dan IKM mengalami kesulitan memasarkan dan kurangnya pembelian, untuk itu Bupati Bandung hadir dengan mengeluarkan SE yang ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, BUMD dan RSUD.
Kang DS menegaskan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan produk IKM/UMKM serta membantu pelaku usaha perdagangan pasar rakyat di tengah kondisi perekonomian saat ini diperlukan dukungan dari seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diimbau untuk mengutamakan produk/jasa IKM/UMKM lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan," katanya.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, dalam berbagai kegiatan itu untuk mengutamakan
produk IKM/UMKM lokal, gunakan barang/jasa IKM/UMKM lokal selama
memenuhi harga, kualitas dan ketersediaan.
Bupati Bedas mengungkapkan untuk prioritaskan pengadaan bernilai kecil (berikan prioritas IKM/UMKM sesuai perundang undangan) dalam kegiatan konsumsi/rapat, cinderamata/souvenir perlengkapan kegiatan rapat dan pelatihan, perjalanan dinas dan lain-lain.
"Membudayakan berbelanja di pasar rakyat, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," harapnya.
Kang DS juga menghimbau kepada seluruh Perangkat Daerah agar menggerakkan seluruh pegawai untuk
melaksanakan Surat Edaran ini dengan penuh tanggungjawab.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan dengan adanya sosialisasi kepada seluruh ASN dan OPD juga membantu untuk penggunaan produk IKM dan UMKM, selain membiasakan belanja di pasar rakyat.
"Dengan adanya Surat Edaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan Pak Bupati Bandung peduli untuk membantu memasarkan dan mengunakan produk IKM/UMKM Kabupaten Bandung, juga mendorong ASN untuk belanja di pasar rakyat di tengah kondisi pasar dan IKM omsetnya menurun dan sepi," tuturnya.
Pewarta: Martin Abidin
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 56
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
