Kepemudaan
50 Pemuda Ikuti Latihan Kepemimpinan Angkatan IV Dispora Kota Bandung

Dok. Diskominfo Kota Bandung
Dispora Kota Bandung kembali menggelar Latihan Kepemimpinan Pemuda (LKP) Angkatan IV Tahun 2026 di Hotel Jayakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung kembali menggelar Latihan Kepemimpinan Pemuda (LKP) Angkatan IV Tahun 2026 di Hotel Jayakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan bertema "You Are The Future Leader" ini diikuti 50 pemuda terpilih hasil seleksi dari 254 pendaftar sebagai upaya mencetak generasi pemimpin yang adaptif, kolaboratif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Bandung.
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kota Bandung, Willy Wiradhika mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda melalui pembelajaran yang berorientasi pada hasil (outcome based).
"Program ini kami rancang untuk membekali pemuda dengan kemampuan kepemimpinan strategis, berpikir analitis, mengelola konflik, serta mengambil keputusan berbasis data. Kami ingin melahirkan pemimpin muda yang mampu memberikan solusi nyata bagi pembangunan Kota Bandung," ujar Willy.
Menurutnya, dari 254 peserta yang mendaftar, hanya 50 orang yang dinyatakan lolos seleksi, terdiri atas 26 peserta laki-laki dan 24 peserta perempuan.
Selama tiga hari, pada 29 - 31 Juli 2026, para peserta akan mendapatkan pembekalan dari lima narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Willy menjelaskan, materi yang diberikan disusun untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Di antaranya transformasi pendidikan berbasis industri, penguatan ekosistem ekonomi digital dan UMKM, pemberdayaan pemuda, kesetaraan gender dan inklusi, digitalisasi pemerintahan, transparansi publik, hingga pembangunan berkelanjutan dan ketahanan lingkungan.
"Semangat kolaborasi menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki pemuda. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat maupun ketika menjadi bagian dari pembangunan daerah," katanya.
Selain peningkatan kapasitas individu, Dispora Kota Bandung juga menargetkan lahirnya dokumen rekomendasi Pemimpin Muda Kota Bandung yang memuat berbagai gagasan dan masukan strategis dari para peserta berdasarkan isu-isu pembangunan dan Indeks Pembangunan Pemuda.
"Pemuda harus hadir dan terlibat dalam pembangunan. Kami berharap melalui pelatihan ini lahir gagasan-gagasan baru yang dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Bandung sekaligus menjadi bekal bagi teman-teman untuk menjadi pemimpin masa depan," ungkapnya.
Sementara itu, Subkoordinator Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan Dispora Kota Bandung, Iwan Sopha menyampaikan, LKP Angkatan IV merupakan gelombang keempat sejak program tersebut dimulai pada 2023.
Hingga tahun ini, sebanyak 200 pemuda Kota Bandung telah mendapatkan pembinaan melalui program tersebut.
Ia menuturkan, meskipun anggaran pembinaan kepemudaan terus mengalami penyesuaian, Dispora tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan program sebagai wadah mencetak calon-calon pemimpin Kota Bandung.
"Kami ingin memfasilitasi potensi-potensi pemuda Kota Bandung agar berkembang secara optimal. Harapannya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Bandung di masa mendatang," ujar Iwan.
Pewarta: Hamada
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 88
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
