Video Viral
Beredar Video "Selebrasi "di Rumah Dinas Bupati Aktif, Ini Tanggapan Bupati Terpilih Choirul Huda

Istimewa
Foto: Bupati terpilih Mukomuko Choirul Huda dan Tangkapan Layar Vidio media Mukomuko Terkini
MUKOMUKO,TINGKAP.CO - Beredar Vidio memasuki Rumah Dinas (Rumdin) Bupati yang saat ini masih aktif menjabat bupati Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu beberapa hari belakangan, dimana dikabarkan dengan beredarnya vidio itu menjadi kontroversi dari berbagai kalangan di daerah itu.
Dari video yang tersebar di media sosial itu juga terlihat yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dikonfirmasi, Bupati terpilih Choirul Huda yang sebentar lagi dilantik sebagai Bupati Mukomuko periode 2025 - 2029 melalui sambungan telepon genggam nya Minggu, (2/2) mengatakan," coba tanya Kepala Bagian(Kabag) Umum seperti apa dan kenapa orang itu bisa masuk.
"Sebelumnya saya memang pernah memerintahkan orang kepercayaan saya yaitu Buk Ema bersama beberapa orang tim, ini saya lakukan untuk mengecek apa saja yang tertinggal di Rumah Dinas itu dan untuk dicatat sebagai pertanggungjawaban saya nanti lanjut," Bupati terpilih Choirul Huda.
Choirul Huda juga menegaskan," mereka masuk bukan tanpa izin, namun sudah berkoordinasi dengan Kabag umum, dan di rumdin itu juga ada Kabag umum dan beberapa staf nya," ujar Choirul Huda.
"Masa era saya dulu satu setengah bulan mau habis masa jabatan saya, saya sudah mengosongkan Rumdin itu dan sudah saya serahkan ungkap," Choirul Huda.
"Orang-orang harus memahami, kecuali masuk sendiri tanpa izin itu yang salah," imbuh Choirul Huda.
Sementara Kabag umum Pemkab Mukomuko, Sumarlen hingga berita ini ditayangkan belum dapat dihubungi karena kontak Kabag Umum dalam kondisi Off (tidak aktif).
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 4.795
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
