Kaderisasi

Pemko Bukittinggi Perkuat Program BNL, Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

260923090227-pemko.jpg

Dok. Diskominfo Bukittinggi

Ramlan menegaskan, peserta BNL diharapkan tidak hanya menjadi penerima pembelajaran, tetapi juga mampu berperan sebagai agen pembangunan.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi terus memperkuat program Bukittinggi Next Leader (BNL) sebagai salah satu upaya menyiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki wawasan, pengalaman, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Pada tahun 2026, sebanyak 29 peserta dinyatakan lolos mengikuti program BNL setelah melalui proses seleksi dari ratusan pendaftar. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat memimpin apel di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (21/9/2026).

Ramlan mengatakan, peserta BNL akan mendapatkan pengalaman langsung melalui penempatan di berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, termasuk sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memahami tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam mengambil kebijakan serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kita ingin anak-anak kita melihat langsung ke lapangan, memahami apa tugas pemerintah. Mereka ditempatkan di berbagai instansi, termasuk kantor-kantor dinas, sehingga bisa belajar bagaimana pemerintah mengambil kebijakan dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat," ujar Ramlan.

Menurutnya, pembelajaran dalam program BNL tidak hanya dilakukan melalui kegiatan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dilanjutkan dengan kunjungan lapangan.

Setelah mengikuti rangkaian pembelajaran dan kunjungan tersebut, para peserta akan menyusun makalah dan berdiskusi untuk menghasilkan sejumlah masukan yang nantinya dapat dimanfaatkan pemerintah sebagai bahan dalam perencanaan pembangunan.

Hasil pengamatan para peserta diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai berbagai persoalan di tengah masyarakat yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

Ramlan menegaskan, peserta BNL diharapkan tidak hanya menjadi penerima pembelajaran, tetapi juga mampu berperan sebagai agen pembangunan dan menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.

"Anak-anak ini adalah agen pembangunan. Kita ingin mereka mendapatkan wawasan, memahami persoalan yang ada, kemudian ikut menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, Pemko Bukittinggi berencana mengembangkan program BNL pada tahun mendatang. Jika tahun ini dilaksanakan satu kali, ke depan program tersebut direncanakan dapat digelar dua kali dalam setahun dengan peningkatan kualitas pelaksanaan.

"Insyaallah tahun depan program ini akan kita laksanakan dua kali dan kualitasnya terus kita tingkatkan," pungkas Ramlan.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 108
©2026 tingkap.co

Komentar