Pendapatan Asli Daerah
Realisasi PAD Maros Capai Rp191 Miliar, Pemkab Optimis Tembus 98 Persen di Akhir Tahun

Foto: Istimewa
Kaban Bapenda Maros M. Ferdiansyah saat rapat
MAROS, TINGKAP.CO - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros hingga akhir Agustus 2025 baru mencapai Rp191 miliar atau sekitar 55,81 persen dari target Rp342 miliar. Meski masih di bawah 60 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros optimis capaian tersebut bisa dikejar hingga 98 persen pada akhir tahun anggaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan tren realisasi PAD biasanya melonjak pada triwulan IV, terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Biasanya PBB baru melonjak pada triwulan IV. Tahun sebelumnya juga bisa tembus 98 persen, ujarnya usai rapat evaluasi PAD, Senin (8/9/2025).
Sektor Pajak Masih Rendah
Beberapa sektor penerimaan masih mencatatkan realisasi rendah. PBB misalnya, baru terkumpul Rp12,3 miliar dari target Rp40,5 miliar. Sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tercatat Rp25,7 miliar dari target Rp62 miliar.
Sektor pariwisata juga belum memberikan kontribusi optimal. Hingga Agustus 2025, pendapatan dari retribusi wisata baru menyumbang Rp1,9 miliar atau 21,30 persen dari target Rp9 miliar.
OPD dengan Capaian Tinggi
Di sisi lain, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) justru menunjukkan capaian yang menggembirakan. RSUD dr. La Palaloi berhasil mengumpulkan Rp47,2 miliar atau 85 persen dari target Rp55 miliar. Disusul Dinas Kesehatan dengan realisasi Rp17,3 miliar (63 persen) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rp155 juta (89 persen).
Faktor Eksternal
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah, menjelaskan terdapat faktor eksternal yang turut memengaruhi penerimaan, salah satunya kebijakan pemerintah pusat terkait pembebasan BPHTB untuk rumah subsidi.
Sekitar Rp10 miliar berpotensi hilang karena adanya 2.400 dokumen BPHTB rumah subsidi yang digratiskan, ungkapnya.
"Meski demikian, ia menegaskan bahwa kinerja pajak tahun ini tetap lebih baik dibanding periode sebelumnya.
Tahun lalu hanya Rp105 miliar, tahun ini sampai Agustus sudah Rp121 miliar. Ada kenaikan Rp16 miliar," jelas Ferdiansyah.
Optimis Capai Target
"Dengan tren positif tersebut, Pemkab Maros optimis realisasi PAD dapat digenjot hingga kisaran 9698 persen pada akhir tahun. Kami yakin target bisa tercapai dengan kerja sama semua pihak, terutama menjelang triwulan IV yang biasanya menjadi puncak penerimaan," pungkas Davied.
Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 144
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
