KNMP
Pembebasan Lahan KNMP Pantai Indah Mukomuko Masih Tahap Pengusulan Pemerintah

@tingkap/Japri
Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Warsiman.
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Proses percepatan pembangunan penataan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terkesan lamban, pasalnya wacana pembangunan KNMP di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu sejak tahun 2025 hingga saat ini belum terealisasi.
Kepala Dinas Perikanan Mukomuko, Rahmad Hidayat melalui Kepala Bidang Tangkap, Warsiman menjelaskan perihal terlambatnya pembangunan KNMP kepada TINGKAP.CO, di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).
"Kita sudah mengusulkan ke Kementrian Kehutanan dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Lampung bahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," ungkap Warsiman.
Lebih lanjut Warsiman mengungkapkan, saat ini pihak Dinas Perikanan Mukomuko masih menunggu SK Kementrian terkait lahan yang direncanakan tidak lagi merupakan kawasan konservasi. "Saat ini masih dalam tahap penyusunan SK Kementrian," katanya.
"Peluang kita masih terbuka lebar, bisa jadi di tahap dua. Untuk poin- poin bangunan masih tetap sama seperti usulan awal, mengingat lahan kita kurang dari satu hektar berkemungkinan terjadi pengurangan jumlah bangunan dan disebut sebagai KNMP penyanggah," demikian Warsiman.
Dalam penjelasannya Warsiman tidak menjelaskan limit waktu penerbitan SK kementrian tentang pembebasan lahan. Warsiman hanya mengatakan SK Kementrian masih dalam tahap penyusunan berkemungkinan besar program KNMP Kelurahan Koto Jaya kecil kemungkinan terealisasi melihat upaya pememerintah melalui dinas terkait.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 195
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
