Kamling
Pemkot Cimahi Bersama Forkopimda Turun ke Masyarakat pada Program Pawang Ronda

Dok. Diskominfo Kota Cimahi
Pemkot Cimahi bersama Forkopimda kembali terjun ke masyarakat pada program Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANG RONDA), Rabu (2/9/2026).
CIMAHI, TINGKAP.CO - Pemerintah Kota Cimahi bersama Forkopimda kembali terjun ke masyarakat pada program Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANG RONDA), Rabu (2/9/2026).
Kegiatan diskusi malam yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana ini bertempat di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan bahwa para pemimpin daerah harus proaktif menjemput bola agar tidak ada batasan jarak dengan warga. Kehadiran langsung di tengah masyarakat pada malam hari tersebut dilakukan demi menyerap aspirasi secara transparan.
"Kami tidak ingin ada jarak dengan masyarakat, maka kami turun langsung mendengarkan keluh kesah warga," tegas Ngatiyana
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Ketua DPRD Wahyu Widyatmoko, Kajari Neneng Rahmadini, Ketua PN Bale Bandung Fery Haryanta, serta Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen untuk memperkuat sinergi penanganan masalah keamanan.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat RW 07 Padasuka menyampaikan keluhan terkait maraknya permasalahan rumah indekos di sekitar kawasan kampus Unjani serta gangguan dari kendaraan berknalpot brong.
Merespons keluhan itu, Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen langsung menginstruksikan jajaran aparat penegak hukum untuk memperketat pendataan penduduk pendatang secara berkala.
Tidak hanya memperketat pengawasan rumah kos, aparat kepolisian juga berkomitmen menggencarkan razia knalpot bising guna mengembalikan ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut. Penindakan rutin ini dilakukan demi menciptakan rasa aman sekaligus menjawab keresahan warga yang sering terganggu oleh suara bising di malam hari.
Selain persoalan ketertiban lingkungan, warga setempat turut menyampaikan keluhan mengenai ketidakakuratan data kemiskinan yang kerap menghambat penyaluran bantuan sosial.
Pemerintah Kota Cimahi langsung menanggapi aspirasi tersebut dengan berkomitmen untuk berkoordinasi bersama Kementerian Sosial dalam melakukan verifikasi ulang agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Melalui transfer informasi dua arah antara Pemerintah Kota Cimahi dan Forkopimda bersama masyarakat, sinergi keamanan lingkungan dapat terus diperkuat. Dengan keterlibatan aktif warga dan aparat, stabilitas keamanan di Kota Cimahi diharapkan dapat terus terjaga dengan baik.
Pewarta: Imas Masriyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 110
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
