Job Fit
Pemkab Maros Segera Evaluasi Pejabat Eselon II, Job Fit Digelar Pekan Depan

Foto: Istimewa
Bupati Maros, Chaidir Syam
MAROS, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Maros akan segera melakukan evaluasi terhadap pejabat eselon II yang saat ini menjabat sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Evaluasi tersebut akan dilakukan melalui mekanisme job fit yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melaksanakan uji kompetensi terhadap 24 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
"Job fit ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seluruh kepala OPD yang ada saat ini. Apakah masih sesuai dengan jabatan yang dijabat sekarang atau perlu dimutasi ke OPD lain yang lebih sesuai berdasarkan hasil evaluasi," ujar Chaidir, Senin (7/4/2025).
Chaidir Syam menegaskan bahwa,langkah ini penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Selain proses evaluasi, Pemkab Maros juga akan membuka seleksi terbuka (open bidding) atau shalter untuk mengisi delapan jabatan kepala OPD yang saat ini masih kosong. Delapan jabatan tersebut meliputi:
1. Dinas Perpustakaan
2. Dinas Lingkungan Hidup
3. Dinas PUTRPP
4. Badan Pendapatan Daerah
5. Dinas Ketenagakerjaan
6. Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Hukum, dan Politik
7. Dinas Perhubungan
8. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Dengan dilaksanakannya job fit dan seleksi terbuka ini, diharapkan Pemkab Maros dapat menempatkan pejabat yang benar-benar kompeten dan sesuai dengan kebutuhan serta tantangan di masing-masing OPD.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 848
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
