Desil
Bansos Dicabut Gara-gara Desil? Ini Jawaban Mamat Rachmat Buat Warga Bandung

@tingkap/Dewi Apriatin
anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi NasDem, Mamat Rachmat, M.Si, langsung "turun gunung" ke Kota Bandung. Senin (14/9/2026), terkait desil.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Sedang menjadi buah bibir dan viral di medsos, keluhan warga tentang bansos, KIP, sampai bantuan kesehatan tiba-tiba "hilang" datnya. Setelah dicek, ternyata gara-gara data desilnya berubah.
Nah, buat meluruskan kekisruhan itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi NasDem, Mamat Rachmat, M.Si, langsung "turun gunung" ke Kota Bandung. Senin (14/9/2026), melakukan pengawasan di Kantor DPD Partai NasDem Jabar, Jl. Cipaganti No. 69, bersama para koordinator warga.
Ini yang Bikin Masyarakat Bingung
Mamat Rachmat mengatakan, masalah desil sekarang jadi PR terbesar di lapangan.
"Di beberapa daerah masalah desil ini sangat dirasakan masyarakat. Tiba-tiba ada perubahan desil. Nah ini yang perlu kita luruskan, kita kasih edukasi ke masyarakat," ujar Kang Mamat.
Beliau menjelaskan kalau sistem DTKS sekarang udah pakai NIK dan datanya udah bisa dibuka semua. Jadi tidak bisa main "tutup-tutupin" lagi.
"Kita tetap memperjuangkan. Kalau memang ada yang tidak sesuai kita bantu bagaimana mengembalikannya. Karena kadang masyarakat tidak paham, tiba-tiba desilnya berubah," jelasnya.
Intinya: kalau data kamu terasa salah, jangan diam. Lapor.
Tidak Cuma Desil, Kesehatan & Pendidikan Juga Disorot
Selain desil, Kang Mamat juga bahas 2 isu penting lain ketika pengawasan hari itu.
"Hari ini saya banyak membahas pendidikan, juga masalah-masalah kesejahteraan masyarakat, kesehatan segala macam," katanya.
Harapannya cuma satu: semua program pemerintah harus sampai dan bermanfaat.
"Harapan saya masalah desil ini cepat terselesaikan dengan baik. Masalah kesehatan juga, termasuk dengan pendidikan di Kota Bandung berjalan dengan baik. Semuanya ingin masyarakat yang kita layani ini mendapatkan manfaat dengan baik," pungkasnya.
Agenda ini bagian dari tugas seluruh anggota DPRD Jabar untuk memastikan anggaran 2026 benar-benar dipakai buat kepentingan rakyat.
Pewarta: Dewi Apriatin
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 145
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
