Pungli
Institusi Penegak Perda di Bukittinggi Diduga Terima Pungli Dari Pedagang

Foto: @tingkap/Syahyetti Syamra
Kasat Pol PP Bukittinggi, Joni Feri (kiri)Klarifikasi Tudingan Pungli Dengan Sejumlah Media
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Kota Bukitinggi, Joni Feri diduga terima pungli dari pedagang Pasar Atas ( pedagang emperan ). Hal tersebut terungkap dari pengakuan salah seorang pedagang setelah dihubungi awak media melalui ponselnya, Selasa (2/9/2025), sore pukul 17.25 WIB dari Sekretariat PWI Bukittinggi.
"Pungli tersebut demi amannya untuk berdagang, seperti pedagang lainnya. Hal ini sudah menjadi rahasia umum," ungkap pedagang yang minta tidak ditulis namanya itu dengan tegas. Pernyataan pedagang sinkron dengan video dialog pedagang dengan anggota Pol PP dilapangan yang diunggah di Tiktok beberapa hari yang lalu.
Beredarnya unggahan Tiktok Satpol PP Bukittinggi menjadi indikasi kuat adanya peristiwa itu. "Dana yang diberikan memang tidak setiap hari, namun setiap hari libur (suasana ramai) langsung adik-adik (pedagang) yang berikan kepada Kasat Pol PP," terang pedagang tersebut.
"Dana pungli yang diperuntukan untuk Kasat bervariasi mulai 1 juta/pedagang, saya sendiri 2 juta," ungkap pedagang itu dengan suara lantang diujung telepon.
Kasat Pol PP, Joni Feri didampingi Kabid Trantibum Ryan saat mengklarifikasi kepada sejumlah media, Selasa (2/9,2025), di kantornya membantah atas tudingan dana pungli yang disetorkan kepadanya.
Joni Feri mengurut kebelakang peristiwa yang memicu unggahan Tiktok, dengan dilakukan penertiban tanggal 24 Agustus di Pasar Atas. "Pol PP tidak melarang orang berdagang tapi yang dilarang jangan manfaatkan fasilitas umum (fasum)," kilahnya.
Kini sikap perilaku yang diduga mencela nama baik Kasat Pol PP Kota Bukittinggi, Joni Feri diperjelas dengan unggahan di tiktok yang ditonton banyak orang.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 960
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- KPK Temukan Perhiasan Diduga Emas dan Uang Asing Saat Geledah BPN Jatim
- Ada yang Perlu Dibongkar dalam Kasus PT BDS, Kemana Aliran Uang Vendor?
- Vita Theresia Desak JPU Hadirkan Dadang Supriatna Sebelum Masa Sidang Berakhir
- Kedok "Jasa" SPJ dan SIPLAH, 2 Staf Disdik Banyuasin Ditangkap Polda Sumsel
- KPK Tahan 4 dari 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Placement Iklan BJB
- Kasus APJ/PJU Dishub Jabar Senilai Rp. 459 Miliar, Bias di Ranah Kejati Jabar ?
- Sidang Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Bekasi Kembali Digelar
- LSM PMPR Demo Pemkot Bandung, Gelar Teatrikal Sembelih Babi Hutan Simbolkan Koruptor
- Abdul Haris : Soal TGR di Disdik Kabupaten Kuningan Berpotensi Menjadi "Bom Waktu"
- Diduga Ada Sindikat "APBN Bodong" untuk SD di Garut, Siapa Dibalik Semua Ini ?
