PAD 2025
Pemkab Maros Gelar Rapat Evaluasi Capaian PAD 2025, Tegaskan Komitmen Kemandirian Fiskal

Foto: Istimewa
Wakil Bupati Maros Andi Muetazim saat rapat evaluasi PAD di ruang rapat DPRD Matos
MAROS, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat pembahasan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025, sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mendorong kinerja pendapatan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bapenda Maros ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Maros, yang menjadi ujung tombak pelaksanaan kebijakan pendapatan di lapangan.
Fokus pada Evaluasi dan Optimalisasi
Kepala Bapenda Maros, M. Ferdiansyah, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pembahasan difokuskan pada evaluasi capaian PAD tahun berjalan serta langkah optimalisasi menjelang akhir tahun anggaran.
"Bapenda terus berupaya melakukan percepatan dan optimalisasi di semua sektor, termasuk menuntaskan berbagai kendala administrasi, khususnya pada PBB-P2. Target kami, seluruh permasalahan administratif bisa diselesaikan agar sistem pendataan dan pembayaran pajak semakin tertib dan akurat," ujar M. Ferdiansyah, yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Maros.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat langkah optimalisasi di 14 kecamatan dengan melibatkan perangkat kecamatan dan kelurahan untuk memastikan capaian PAD dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun 2025.
DLH Capai 100 Persen, OPD Lain Didorong Maksimalkan Capaian
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, H. Muetazim Mansyur, yang turut hadir memberikan arahan, menyampaikan bahwa beberapa OPD telah melakukan revisi target PAD melalui APBD Perubahan sebagai bentuk penyesuaian dan percepatan realisasi pendapatan.
Beberapa dinas seperti Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pekerjaan Umum telah melakukan revisi target PAD. Namun, kami apresiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah mencapai target 100 persen. Harapannya, OPD lainnya bisa segera menyusul, ungkap Wabup Muetazim.
Ia juga menyoroti kendala di tingkat kecamatan yang masih berkaitan dengan perubahan peraturan PBB-P2 dan keterbatasan data kepemilikan objek pajak.
Masih banyak objek pajak yang belum teridentifikasi dengan jelas pemiliknya. Tahun depan kita akan lakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara menyeluruh agar pada 2026 persoalan ini bisa benar-benar terselesaikan, tegasnya.
Dorong Transparansi dan Efisiensi Pengelolaan Pajak Daerah
Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Maros untuk memperkuat kolaborasi antar-OPD dan memastikan pengelolaan PAD berjalan efektif, transparan, serta berkelanjutan.
Melalui koordinasi lintas sektor dan peningkatan kualitas administrasi pajak daerah, Pemkab Maros menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemandirian fiskal dan memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkeadilan dan berdaya saing.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 389
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
