Bencana Hidrometeorologi

Banyak Masjid dan Mushola di Kabupaten Agam Rusak Parah Akibat Bencana Hidrometeorologi

251219075831-ratus.jpg

Foto: Istimewa

Daftar masjid di Kabupaten Agam yang mengalami kerusakan terdampak bencana hidrometeorologi.

AGAM, TINGKAP.CO - Dampak peristiwa bencana Hidrometereologi sarana dan prasarana di wilayah Kabupaten Agam rusak berat. Seperti sarana pendidikan, ibadah , kesehatan/Puskesmas, serta kantor. Tercatat 11 sarana ibadah, terdiri dari masjid dan mushalla yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Agam.

Beberapa masjid mengalami kerusakan sangat parah dan tidak bisa dimanfaatkan, karena hancur diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

"Data posko utama tanggap darurat bencana Agam, mencatat 11 mesjid mengalami kerusakan parah, terutama di Kecamatan Tanjung Raya, masjid Al Ihsan Labuhan, mushalla Koto Tinggi, dan masjid Galapuang," ungkap Kominfo, Rosa.

Di Kecamatan Palembayan , masjid Taqwa Kampuang Tangah, Mesjid Syuhada, Kayu Pasak, dan masjid Babussalam Bateh Tinggi. Di Kecamatan Tanjung Mutiara masjid Taqwa Labuhan dan mushalla An Nur. Kecamatan IV Koto masjid Al Ihsan Galudua, di Malalak masjid Darul Aman Toboh dan di Kecamatan Matur mushalla Pincuran Gadang.

"Dari 11 sarana ibadah yang rusak dampak bencana hidrometeorologi 2025 di Kabupaten Agam, kerugian mencapai Rp.1.580.000.000, dan sudah dibahas untuk langkah penanganan lebih lanjut, pasca tanggap darurat," jelas Rosa Syefridianti, Kadinas Kominfo Agam.

"Kerusakan sarana ibadah yang sangat parah, terlihat di kecamatan Tanjung Raya akibat terjangan banjir bandang, demikian juga di kecamatan Palembayan, IV Koto, Matur dan Malalak, sementara di Tanjung Raya, sarana ibadah terdampak banjir besar hingga sekarang masih menggenangi wilayah Nagari Tiku V Jorong, dampak curah hujan yang masih tinggi," ulas Rosa.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 321
©2025 tingkap.co

Komentar