Jam Gadang
Ramlan: Peringatan Satu Abad Jam Gadang Berskala Internasional Dihadiri 38 Utusan Negara

@tingkap/Syahyetti Syamra
Wali Kota Ramlan Nurmatias memberikan keterangan di rumah dinasnya (26/5/2026) tentang persiapan peringatan satu abad Jam Gadang dan kehadiran 38 utusan baik dari negara sahabat dan provinsi.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Peringatan Satu Abad Jam Gadang di Kota Bukittinggi merupakan sejarah baru, pasalnya kegiatan untuk pertama kalinya Jam Gadang sebagai ikon Kota Wisata Bukittinggi diperingati di usia 100 tahun (satu abad) Jam Gadang .
100 tahun Jam Gadang dihadiri 38 utusan negara sahabat serta perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia serta jajaran Menteri ikut terlibat.
Dari puluhan negara menyatakan hadir, salah satunya adalah Palestina.
Perwakilan negara sahabat, sejumlah menteri, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Kendatipun Presiden RI Prabowo tidak hadir diacara tersebut, namun saudara perempuannya bersedia hadir di Kota Wisata Bukittinggi, sekaligus keluarga dari Kerajaan Belanda, juga menyatakan kehadirannya di Bukittinggi," ulas Ramlan, Selasa (26/5/2026) di Pandopo Rumah Dinasnya.
Kegiatan satu abad Jam Gadang Pemerintah Kota Bukittinggi berkolaborasi dengan International Minangkabau Literacy Festival sebagai penggerak utama rangkaian acara satu abad Jam Gadang.
Selain IMLF, Pemko Bukittinggi juga bekerja sama dengan InJourney yang berperan dalam promosi pariwisata dan penguatan ekosistem wisata. InJourney disebut melakukan promosi besar-besaran melalui 12 bandar udara internasional terbesar di Indonesia, media sosial hingga videotron.
"Ikatan Alumni Universitas Andalas (Unand) Padang juga ikut berperan aktif dalam rangka peringatan 100 tahun Jam Gadang," jelas Ramlan .
Ramlan mengatakan, masyarakat Bukittinggi harus bangga karena Jam Gadang merupakan salah satu cagar budaya nasional.
Adapun kegiatan dalam rangka satu abad Jam Gadang meliputi 20 kegiatan, di antaranya penampilan baju kurung Minang, seminar internasional, seminar nasional, film sinema, lomba fotografi Jam Gadang, pembacaan puisi, pemutaran film budaya dari berbagai negara, fun run Jam Gadang kedepannya akan dijadikan kalender tahunan.
Selama rangkaian kegiatan dilakukan penandatanganan kerja sama Sister City antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Kedutaan Belanda dijadwalksn 6 Juni .
Peranan jajaran Polres memiliki persnan perting tetkait keamanan dan kenyamansn khusus bagi tamu yang datang dari luar kota, Propinsi dan Luar negeri
"Karena acaranya berskala internasional, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengamankan jalannya perhelatan 100 tahun Jam Gadang," tegas Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto.
Ramlan mengatakan, masyarakat Bukittinggi harus bangga karena Jam Gadang merupakan salah satu cagar
Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Bukittinggi Ruly Indra Wijayanto menegaskan pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk pengamanan kegiatan berskala internasional .
"Karena acaranya berskala internasional, Polri sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengamankan jalannya perhelatan 100 tahun Jam Gadang," ujar Kombes Pol Ruly.
Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
"Saya berharap peran serta masyarakat dan wartawan dalam menjaga keamanan selama acara berlangsung, termasuk melalui pemberitaan yang positif," harapnya.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.201
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Trump Mengolok Nama Muhammad, Kemuliaan Rasulullah Tak Akan Pernah Ternoda
- Demonstrasi di Prancis Berujung Penjarahan Toko Gucci sampai Versace
- The Wharf Washington, D.C., Surga Wisata Tepi Sungai dengan Restoran, Marina, dan Hiburan
- Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
- Pakai Baterai BYD, Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Pertama E-Sky
- Imam Shamsi Ali: Dunia Sedang Retak, Dialog Antaragama Jadi Kunci Perdamaian
- Dialog Imam Shamsi Ali dengan Demonstran Papua Merdeka di New York Berujung Tegang
- Ditawari Kerja di Malaysia, 49 WNI Malah Ditahan di Madagaskar: Haji Uma Surati Kemenlu
- Seruan untuk Menjaga Planet dan Taubat Global Untuk Lingkungan Hidup
- Trump Sebut Sebagian Media Jadi Ancaman Nasional, Samakan Berita Palsu Seperti Kanker
