Pasar Bawah
Wali Kota Ramlan Sambangi Pasar Bawah Sebagai Penguatan Indentitas Sejarah Bukittinggi

Dok. Diskominfo Bukittinggi
Wali Kota Ramlan dan rombongan sambangi Pasar Bawah Bukittinggi diterima pengurus Pedagang Pasar Bawah Bersatu (PPBB),
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Chandra Zoebir, unsur Forkopimda, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, serta jajaran Dinas Perdagangan, sambangi Pasar Bawah Bukittinggi dalam rangka memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang.
Rombongan Wali Kota diterima pengurus Pedagang Pasar Bawah Bersatu (PPBB), Sabtu (20/06/2026). Kunjungan menjadi momentum penting untuk melihat langsung perkembangan penataan pasar sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha rakyat.
Pasar Bawah bukan sekadar pusat perdagangan biasa. Berdiri sejak tahun 1858, kawasan ini merupakan salah satu denyut nadi ekonomi dan budaya Minangkabau yang telah bertahan sejak masa kolonial hingga Indonesia merdeka.
Pasar Lereng yang menghubungkan Pasar Atas dengan kawasan Pasar Bawah menjadi saksi perjalanan panjang sejarah Kota Bukittinggi.
Ramlan Nurmatias tidak hanya berbicara mengenai penataan pasar. Ia mengajak masyarakat untuk kembali mengenang dan menghargai sejarah besar yang dimiliki Kota Bukittinggi, termasuk perjalanan panjang daerah ini pasca-peristiwa Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).
"Dulu pemerintah sempat menganggap Bukittinggi sebagai daerah pemberontakan. Padahal sejarah kota ini jauh lebih besar . Bukittinggi memiliki peran penting dalam perjuangan bangsa. Karena, saya berencana menghadap Presiden agar Bukittinggi ditetapkan sebagai Kota Perjuangan," tegas Ramlan mengedukasi para pedagang.
Menurutnya, jati diri Bukittinggi harus kembali diangkat melalui penguatan nilai sejarah, budaya, serta penataan kawasan kota yang lebih baik. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi membangun kebanggaan masyarakat terhadap kota yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Minangkabau.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pembenahan kawasan perdagangan, Ramlan menargetkan seluruh pasar di Bukittinggi dapat tampil lebih tertib, bersih, dan nyaman . Rencana relokasi Blok Nasi Kapau ke kawasan Gloria serta penataan Pasar Lereng sebagai bagian dari wajah baru perdagangan Kota Bukittinggi.
Pasar yang tertib dan bersih akan mengangkat marwah kota. Identitas Bukittinggi tidak boleh hilang di tengah perkembangan zaman, pesan nya.
Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Chandra Zoebir, memberikan apresiasi terhadap inisiatif dan semangat gotong royong yang ditunjukkan PPBB dalam menata dan membersihkan kawasan Pasar Bawah.
Langkah swadaya yang dilakukan para pedagang menjadi contoh nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif para pedagang yang secara swadaya membangun tiga titik gerbang ucapan selamat datang. Kehadiran gerbang membuat kawasan pasar menjadi lebih tertata dan menarik bagi pengunjung," ulas wakil rakyat Zulhamdi.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 179
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
